Sukabumi – Sekitar seratus warga yang terdiri dari pemuda, mahasiswa, dan masyarakat umum antusias mengikuti kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, pada Senin (10/11/2025).
Acara yang berlangsung di Aula Oneesan, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi ini menjadi ajang silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman publik mengenai fungsi pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Para peserta tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan, mulai dari sesi pemaparan hingga tanya jawab. Mereka menyoroti berbagai isu seperti pembangunan, pelayanan dasar, hingga pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kebijakan publik.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Jaenudin menekankan pentingnya peran pemerintah di tingkat paling bawah—RT, RW, dan desa—dalam memastikan warga memperoleh akses terhadap program jaminan kesejahteraan sosial.
Menurutnya, pemerintah tengah melakukan pendataan ulang penerima manfaat agar penyaluran program sosial lebih tepat sasaran. Karena itu, peran aktif perangkat desa sangat dibutuhkan untuk memastikan data yang valid.
“Pemerintah di tingkat RT, RW, dan desa harus benar-benar merekomendasikan masyarakat yang berhak menerima bantuan. Jangan sampai ada warga yang seharusnya berhak justru tidak terdata,” ujar Jaenudin.
Ia juga menyoroti masih adanya warga yang belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Program Indonesia Pintar (PIP). Ia berharap pemerintah desa dapat membantu masyarakat dalam mengurus hak mereka tersebut.
“Masyarakat yang belum mendapatkan KIS dan PIP harus dibantu oleh desa agar mereka bisa mendapatkan manfaatnya,” tegasnya.
Jaenudin menambahkan, peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga perangkat di tingkat RT dan RW.
“Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Jika mereka aktif dan peduli, masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai program bantuan dari pemerintah,” tutupnya.









