Perjalanan Panjang Oppo Menjadi Brand Global dan Pengajuan 115 Ribu Paten

NEWS, TECHNOLOGY155 views

SS – Oppo memaparkan proses panjang mereka berkembang menjadi merek global melalui inovasi berkelanjutan dan investasi besar pada riset. Dalam penjelasan pada 16 November 2025, Overseas Chief Marketing Officer Oppo, Ling Liu, menjelaskan bahwa perjalanan perusahaan tidak mudah dan membutuhkan terobosan di berbagai lini produk.

Ling Liu menyebutkan bahwa Oppo awalnya berfokus pada perangkat audio seperti pemutar MP3, MP4, dan Blue-ray DVD yang cukup berhasil di pasar luar negeri. Pada era 2000-an, pasar ponsel masih didominasi Nokia, sementara merek asal China dipandang negatif terkait kualitas dan keandalan.

Menurut Ling Liu pada 16 November 2025, kondisi inilah yang mendorong Oppo memasuki pasar ponsel untuk mengubah persepsi global terhadap produk China. Setelah tiga tahun riset, Oppo merilis ponsel pertama mereka, A103 pada 2008. Produk tersebut mendapat sambutan positif dan menjadi pijakan awal Oppo memperluas inovasi, terutama pada sektor kamera.

Ling Liu menegaskan bahwa Oppo kini mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas gambar sekaligus memberikan pengalaman visual yang lebih baik. Kerja sama dengan produsen kamera Hasselblad turut memperkuat lini kelas atas seperti Find X9 dan X9 Pro. Selain itu, Oppo juga mempelopori desain layar penuh melalui seri Find X pada 2018 serta memperkenalkan teknologi pengisian cepat VOOC yang disebut mendefinisikan ulang standar pengisian ponsel.

Dalam kunjungan ke fasilitas Oppo di China, perusahaan memamerkan berbagai produk termasuk smartphone, perangkat wearable, dan audio. Ling Liu menyatakan pada 16 November 2025 bahwa tujuan utama Oppo adalah menghadirkan teknologi yang memberi manfaat nyata bagi pengguna sehari-hari.

Secara global, Oppo telah beroperasi di lebih dari 75 negara. Sejak memasuki pasar internasional pada 2009, Oppo terus mencatat pertumbuhan hingga menempati peringkat kelima dunia dan menjadi merek nomor satu di Asia Tenggara pada 2025. Keberhasilan ini didukung investasi besar dalam riset yang dilakukan melalui enam pusat R&D yang mereka miliki.

Oppo juga mengoperasikan fasilitas produksi di beberapa negara seperti India, Pakistan, dan Brasil dengan tingkat otomatisasi tinggi. Ling Liu menyebutkan bahwa sekitar 85 persen proses produksi dan 90 persen pengujian telah otomatis.

Hingga kini, Oppo telah mengajukan sekitar 115 ribu paten, dengan 92 persen di antaranya merupakan paten penemuan. Ling Liu menjelaskan pada 16 November 2025 bahwa Oppo saat ini berada di peringkat ke-14 dunia dalam jumlah paten.

Perusahaan juga terus mengembangkan ColorOS selama dua dekade, menghadirkan pengalaman sistem operasi yang halus bagi pengguna. Fasilitas utama seperti Binhai Bay Campus dan pusat R&D Chang’an di Dongguan menyediakan ruang penelitian, produksi, serta akomodasi staf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed