Sukabumi – Tragedi kecelakaan wahana jetski di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, yang merenggut nyawa seorang wisatawan asal Arab Saudi, memicu reaksi keras dari legislatif. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa insiden ini merupakan “tamparan keras” bagi tata kelola wisata air di Kabupaten Sukabumi.
Budi Azhar mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan wisata berisiko tinggi (high risk), terutama yang berkaitan dengan olahraga air. Ia menekankan bahwa aspek keselamatan tidak boleh dianggap sebagai pelengkap administrasi semata.
Izin Operasional Adalah Kunci Keselamatan
Politisi Partai Golkar tersebut menyoroti pentingnya legalitas dan perizinan. Menurutnya, izin bukan sekadar formalitas, melainkan pintu utama verifikasi standar keselamatan dan kelayakan operasional.
“Seharusnya pengelola wisata jetski mendapatkan izin pengelolaan wisata terlebih dahulu. Mengapa? Agar operasionalnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur atau SOP yang berlaku,” jelas Budi, Senin (12/1/2026).
Budi menilai, pengelola yang mengabaikan perizinan cenderung abai terhadap penerapan SOP keselamatan di lapangan, yang mencakup:
-
Kelayakan Wahana: Kondisi teknis kendaraan air yang digunakan.
-
Kompetensi Operator: Keahlian personel yang mengoperasikan atau memandu wahana.
-
Kesiapsiagaan Tim Penyelamat: Keberadaan petugas yang sigap dalam kondisi darurat.
Menjaga Citra Pariwisata Internasional
Budi Azhar memperingatkan bahwa kelalaian dalam pengelolaan wisata dapat merusak citra pariwisata Sukabumi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional, mengingat korban kali ini adalah warga negara asing.
“Kalau izinnya saja tidak ditempuh, bagaimana kita bisa menjamin SOP penyelamatan dan keamanannya benar-benar diterapkan? Ini menyangkut nyawa orang,” tegasnya.
DPRD mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk melakukan penertiban tegas terhadap seluruh wahana wisata yang beroperasi tanpa izin lengkap. Tujuannya agar setiap destinasi di Kabupaten Sukabumi benar-benar memberikan rasa aman bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.









