Sukabumi – Ketua DPRD Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, langsung terjun ikut kerja bakti bersama warga Jampang Tengah di lahan yang direncanakan jadi tempat pembangunan Alun-alun Sagaranten, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan gotong royong itu tiba-tiba menarik perhatian saat warga menemukan seekor ular sanca batik panjang sekitar tiga meter di tengah semak belukar yang sedang dibersihkan.
Ular besar itu muncul ketika warga menebas rumput dan semak yang sudah lama tidak dirawat. Situasi sempat membuat warga kaget dan tegang. Namun, hewan liar tersebut berhasil ditangani tanpa ada korban.
Budi Azhar Mutawali bilang, kerja bakti ini jadi langkah awal dalam penataan area yang akan dijadikan ruang terbuka umum untuk masyarakat Sagaranten dan sekitarnya.
“Kegiatan ini jadi simbol kebersamaan antara DPRD dan masyarakat. Kami ingin pastikan lahan calon Alun-alun Sagaranten bersih dan aman sebelum pembangunan dimulai,” kata Budi di tengah kegiatan.
Menurutnya, temuan ular sanca itu menunjukkan area tersebut sebelumnya jarang dijamah aktivitas warga.
Oleh karena itu, pembersihan total penting untuk jamin keamanan sekaligus percepat tahap pembangunan.
“Rumput tinggi bisa jadi habitat hewan liar. Melalui kerja bakti ini, kita tidak cuma rapihkan lingkungan, tapi juga kurangi risiko yang bisa bahayakan masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran langsung Ketua DPRD Sukabumi di antara warga mendapat sambutan positif. Warga anggap langkah itu sebagai bukti komitmen nyata dorong pembangunan daerah, khususnya di wilayah selatan Sukabumi.
Masyarakat harap pembangunan Alun-alun Sagaranten segera terwujud. Ruang terbuka hijau itu diinginkan jadi pusat aktivitas sosial, ekonomi, hingga interaksi publik yang layak untuk warga.
Kerja bakti berjalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mencerminkan sinergi antara legislatif dan masyarakat dalam dukung pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Sukabumi.









