Sukabumi – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang dialami Nadya Putrinda Paramitha, siswi SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, yang gagal menyelesaikan ujian Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat pemadaman listrik.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video Nadya menangis histeris beredar di media sosial. Siswi kelas V itu tidak dapat menuntaskan sesi ketiga atau sesi terakhir mata pelajaran IPS yang berlangsung pukul 13.00 hingga 14.00 WIB karena listrik padam saat ujian masih berlangsung.
Padahal, Nadya telah mempersiapkan diri selama hampir enam bulan untuk mengikuti ajang tersebut. Akibat gangguan listrik, waktu ujian habis sebelum seluruh soal berhasil diselesaikan.
Menanggapi kejadian itu, Ferry Supriadi mengaku prihatin dan menyayangkan terhentinya perjuangan seorang pelajar yang memiliki semangat serta harapan besar untuk berprestasi dan membawa nama baik daerah.
Pada Kamis (11/6/2026), Ferry mengatakan bahwa secara pribadi maupun kelembagaan, pihaknya merasa prihatin karena seorang anak yang sedang mengikuti Olimpiade Sains Nasional dengan penuh harapan harus kehilangan kesempatan akibat pemadaman listrik.
Meski demikian, pihaknya masih menunggu penjelasan resmi terkait penyebab terjadinya pemadaman, termasuk apakah sebelumnya telah ada pemberitahuan kepada masyarakat atau tidak.
Menurut Ferry, DPRD akan mendalami persoalan tersebut dan meminta keterangan dari pihak PLN untuk mengetahui penyebab pasti gangguan listrik yang terjadi saat pelaksanaan ujian.
Ia juga menyoroti pentingnya tanggung jawab penyedia layanan publik terhadap masyarakat. Menurutnya, pelanggan akan dikenai sanksi apabila terlambat membayar tagihan listrik, sehingga ketika terjadi gangguan pelayanan yang merugikan masyarakat, perlu ada bentuk pertanggungjawaban yang jelas.
Ferry mengajak semua pihak melihat persoalan tersebut dari sisi kemanusiaan. Ia menilai peristiwa yang dialami Nadya menjadi pelajaran penting agar pelayanan publik semakin diperhatikan, terutama pada kegiatan yang menyangkut masa depan dan prestasi pelajar.
Ke depan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi berharap PLN dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, masyarakat selama ini telah memenuhi kewajibannya sebagai pelanggan, sehingga pelayanan yang diberikan juga harus semakin baik dan dapat diandalkan.






