Atlet Bandung Incar Sejarah di Swiss, Ceppy Bekajaya Siap Taklukkan Eiger Mushroom

BERITA158 views

BANDUNG – Atlet BASE jump asal Bandung, Ceppy Bekajaya, bersiap menghadapi salah satu tantangan terbesar dalam kariernya. Pada akhir Agustus 2026, Ceppy menargetkan melakukan lompatan BASE jump dari Eiger Mushroom, salah satu tebing ekstrem di Swiss.

 

Jika misi tersebut berhasil diwujudkan, Ceppy berpotensi mencatat sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang melakukan BASE jump dari Eiger Mushroom.

 

Rencana tersebut menjadi bagian dari ekspedisi Ceppy ke Eropa yang sekaligus ditujukan untuk mengasah kemampuan dan memperluas jejaring Indonesia di komunitas BASE jump internasional.

 

Sebelum menuju Swiss, Ceppy dijadwalkan berangkat dari Bandung pada 10 Agustus 2026. Ia akan terlebih dahulu menjalani latihan di Millau, Prancis Selatan, selama kurang lebih satu pekan.

 

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Monte Brento, Italia. Lokasi tersebut akan menjadi tempat pemanasan sekaligus persiapan sebelum Ceppy menghadapi tantangan utama di Swiss.

 

«”Rencana berangkat dari Bandung tanggal 10 Agustus. Tujuan pertama ke Millau di Prancis Selatan sekitar seminggu. Setelah itu bergeser ke Monte Brento di Italia,” ujar Ceppy.»

 

Ceppy menargetkan tiba di Swiss sekitar 27 Agustus. Namun, pelaksanaan lompatan dari Eiger Mushroom tetap akan bergantung pada kondisi cuaca dan faktor keselamatan di lokasi.

 

Tantangan Baru di Eropa

 

Ceppy menyadari tantangan yang menantinya di Eropa tidak mudah. Selama menjalani aktivitas BASE jump, lompatan tertinggi yang pernah dilakukannya berada di kisaran 200 meter saat berada di Malaysia.

 

Karakter tebing dan kondisi geografis di Eropa pun dinilainya memiliki tantangan tersendiri dibandingkan lokasi yang selama ini pernah ia jajaki.

 

«”Sebelumnya paling tinggi sekitar 200 meter. Jadi nanti di Eropa jelas menjadi tantangan yang sangat berbeda,” katanya.»

 

Meski demikian, Ceppy bukan pendatang baru dalam olahraga ekstrem tersebut. Ia telah mencatat sebanyak 144 lompatan BASE jump di berbagai lokasi, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra hingga Malaysia.

 

Pengalamannya juga diperkuat dengan sekitar 200 kali aktivitas skydiving yang dilakukan sebelum menekuni BASE jump.

 

Bawa Nama Indonesia ke Komunitas BASE Jump Dunia

 

Bagi Ceppy, ekspedisi ke Swiss bukan semata-mata mengejar pencapaian pribadi. Ia ingin menjadikan perjalanan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia kepada komunitas BASE jump dunia.

 

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak lokasi yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi BASE jump. Namun, sejumlah lokasi tersebut belum banyak diketahui oleh para BASE jumper dari mancanegara.

 

«”Banyak atlet luar negeri datang ke Bali, tetapi belum tahu Bandung, Sumatra, bahkan Sulawesi juga memiliki tebing yang layak untuk BASE jump,” ujarnya.»

 

Ceppy berharap aksinya di Eiger Mushroom dapat membuka perhatian lebih luas terhadap potensi olahraga BASE jump di Indonesia sekaligus memperkenalkan sejumlah lokasi yang dinilai memiliki karakteristik menarik bagi komunitas internasional.

 

Ia menyebut jumlah BASE jumper berkewarganegaraan Indonesia saat ini masih relatif terbatas. Berdasarkan pengetahuannya, terdapat sekitar enam orang, dengan lima di antaranya masih aktif dan berdomisili di Indonesia.

 

Punya Pengalaman Bekerja di Ketinggian

 

Dunia ketinggian sebenarnya bukan hal baru bagi Ceppy. Di luar aktivitas olahraga ekstrem, ia bekerja sebagai spesialis keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya pada pekerjaan di ketinggian.

 

Ia juga memiliki pengalaman sebagai operator dan teknisi pekerjaan di ketinggian, sekaligus menjadi instruktur yang memberikan pelatihan kepada para pekerja.

 

«”Kalau dari dunia profesional, saya itu sebagai spesialis K3 bekerja di ketinggian. Jadi saya operator juga, teknisi untuk bekerja di ketinggian. Saya juga kadang mengajar sebagai instruktur untuk para pekerja ketinggian,” tuturnya.»

 

Pengalaman profesional tersebut menjadi salah satu modal Ceppy dalam memahami aspek keselamatan ketika berada di ketinggian. Kendati demikian, BASE jump tetap merupakan olahraga ekstrem dengan risiko tinggi sehingga setiap rencana lompatan harus memperhitungkan kondisi lokasi, cuaca, peralatan, serta aspek keselamatan lainnya.

 

Kini, Ceppy tengah mematangkan persiapan sebelum berangkat ke Eropa. Setelah menjalani latihan di Prancis dan Italia, ia akan menunggu kondisi yang dinilai paling memungkinkan untuk merealisasikan target lompatan dari Eiger Mushroom.

 

Lebih dari sekadar mengejar rekor pribadi, Ceppy berharap ekspedisi tersebut dapat menjadi langkah kecil untuk membawa nama Indonesia ke komunitas BASE jump internasional.

 

«”Insyaallah ya, ini bisa juga berguna untuk Indonesia karena yang jelas ini saya juga bawa nama Indonesia untuk masuk ke komunitas BASE jump dunia,” pungkasnya.»

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed