Usai Surken Terbakar, Api Muncul di Kawah Wadon Gunung Gede

BERITA, SUKABUMI151 views

 

SUKABUMI – Kebakaran kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Setelah sebelumnya api membakar vegetasi di sekitar Alun-alun Suryakencana, titik kebakaran baru terpantau di kawasan Kawah Wadon, Jumat (7/8/2026) dini hari.

Informasi mengenai munculnya api pertama kali diketahui Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) melalui pantauan kamera pengawas milik Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ciloto sekitar pukul 03.00 WIB.

Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 07.00 WIB, asap tebal masih terlihat mengepul dari kawasan Kawah Wadon. Lokasi tersebut berada di sekitar kawasan puncak Gunung Gede.

Petugas TNGGP bersama relawan yang masih berada di kawasan Alun-alun Suryakencana kemudian melakukan pemantauan. Dari hasil pengecekan sementara, api membakar vegetasi kering berupa semak belukar dan rerumputan di sekitar kawah.
Upaya penanganan langsung dilakukan dengan melibatkan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan para relawan.

Sebanyak 28 relawan yang berada di jalur Gunung Putri bergerak menuju lokasi kebakaran melalui jalur Puncak Sela. Sementara itu, 52 personel dari jalur Cibodas turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Dengan demikian, sedikitnya 80 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran yang terjadi di sekitar Kawah Wadon.
Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, menyebut penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Kendati demikian, hasil pemantauan awal mengarah pada dugaan bahwa api dipicu oleh kondisi alam.

“Kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi mengering serta suhu tinggi di sekitar kawasan kawah diduga menjadi faktor pemicu terjadinya kebakaran,” kata Sadtata dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (8/8/2026).

Ia menjelaskan, Kawah Wadon termasuk dalam zona inti kawasan TNGGP. Area tersebut bukan merupakan lokasi yang diperuntukkan bagi kegiatan wisata ataupun pendakian.
Minimnya aktivitas manusia di kawasan tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan dalam dugaan awal penyebab kebakaran.

Terlebih, berdasarkan rekaman kamera pengawas PGA Ciloto, tidak terlihat adanya aktivitas manusia di sekitar lokasi sebelum api terpantau.
Tidak Ada Edelweiss yang Terbakar
Dari hasil identifikasi sementara, vegetasi yang terdampak kebakaran berupa rerumputan dan semak belukar yang berada di sekitar Kawah Wadon.
BBTNGGP memastikan tanaman edelweiss tidak termasuk vegetasi yang terbakar dalam kejadian tersebut.

Petugas bersama relawan dan MMP masih melakukan penanganan serta pemantauan untuk memastikan titik api dapat dikendalikan dan tidak kembali meluas.

BBTNGGP juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat proses penanganan di lapangan.
Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar sebelum dipastikan kebenarannya. Informasi mengenai perkembangan kebakaran di kawasan Gunung Gede Pangrango diimbau diperoleh melalui kanal resmi Balai Besar TNGGP.

“Jangan mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi Balai Besar TNGGP,” ujar Sadtata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed