Mayat Wanita Berdaster Ditemukan Mengambang di Sungai Cicatih Sukabumi

BERITA, SUKABUMI116 views

SUKABUMI – Warga Kampung Sukamaju, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Cicatih, Minggu (16/8/2026).

 

Jasad perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi tertelungkup di antara bebatuan di tepi sungai. Saat ditemukan, korban mengenakan daster bermotif bunga berwarna merah marun kehitaman dan celana pendek.

 

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak berwenang. Informasi awal menyebutkan jasad pertama kali terlihat oleh seorang pemancing yang melihat tubuh korban terapung di aliran sungai.

 

Kepala Desa Warnajati, Hilmi Nurhikmat, mengatakan laporan mengenai penemuan mayat diterimanya dari Ketua RT di Kampung Sukamaju.

 

“Saya mendapat informasi dari Pak RT Kampung Sukamaju RT 02/01, yang wilayahnya memang di bantaran Sungai Cicatih. Menginformasikan ada temu mayat oleh pemancing. Posisi awalnya di tengah sungai, lalu ditepikan ke pinggir,” kata Hilmi di lokasi.

 

Petugas gabungan dari kepolisian, tim identifikasi dan BPBD kemudian melakukan evakuasi. Jasad korban diangkat dari sela-sela bebatuan dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa dari lokasi.

 

Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga berjenis kelamin perempuan berdasarkan pakaian dan ciri fisiknya. Kondisi jasad juga disebut telah mengalami perubahan akibat cukup lama berada di dalam air.

 

“Setelah diidentifikasi awal, mayat tersebut diduga perempuan karena memakai pakaian perempuan (daster) dan postur tubuhnya perempuan. Kondisinya memang sudah berubah bentuk, tidak segar lagi, kemungkinan sudah meninggal beberapa hari,” ujar Hilmi.

 

Hingga proses evakuasi berlangsung, belum ada laporan warga Desa Warnajati yang kehilangan anggota keluarganya.

 

Namun, pemerintah desa memperoleh informasi mengenai dugaan laporan orang hilang dari desa yang berada di bagian hulu Sungai Cicatih.

 

“Kalau dari warga Desa Warnajati sendiri belum ada laporan kehilangan anggota keluarga. Tapi ada informasi berkembang dugaan orang hilang dari Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, yang juga berada di bantaran Sungai Cicatih sekitar 1 kilometer dari sini,” jelasnya.

 

Jasad korban selanjutnya dibawa oleh pihak kepolisian ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan forensik. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui penyebab pasti kematiannya.

 

Hingga kini, identitas perempuan tersebut masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed