Kapolri Dukung Mr R Samsoedin, Wali Kota Sukabumi Pertama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

BERITA, SUKABUMI18 views

SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan dukungannya terhadap pengusulan Mr Raden Samsoedin, tokoh Persatuan Umat Islam (PUI) sekaligus Wali Kota Sukabumi pertama, untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

 

Dukungan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri kegiatan Kemah Nasional Pramuka PUI yang digelar di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).

 

Di hadapan ribuan peserta, Kapolri menilai Mr R Samsoedin memiliki jasa dan kontribusi besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Salah satunya, Samsoedin tercatat pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

 

“Oleh karena itu, tentunya saya juga mendukung tadi usulan dari Bapak Dewan Syura untuk mengusulkan Pak Mr. Samsoedin menjadi Pahlawan Nasional,” ujar Listyo.

 

Menurutnya, proses pengusulan tersebut perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ia juga berharap seluruh pihak dapat berkoordinasi dan mengawal proses tersebut hingga membuahkan hasil.

 

“Ini tentunya PR dari Pak Bupati, Pak Wali Kota, dan tentunya wabilkhusus yang sekarang berada di Staf Kepresidenan karena tinggal melangkah satu langkah, sudah dekat. Kalau saya bagian mengawal dari belakang,” katanya.

 

Listyo berharap gelar Pahlawan Nasional bagi Mr R Samsoedin dapat terwujud pada tahun mendatang. Ia menyebut penghargaan tersebut akan menjadi catatan sejarah penting bagi Sukabumi dan PUI.

 

“Sehingga kemudian tahun depan kita harapkan gelar Pahlawan Nasional ini bisa melengkapi dari para pahlawan-pahlawan nasional pendiri PUI yang sudah mendapatkan gelar tersebut,” ujarnya.

 

Punya Peran Penting dalam Sejarah Indonesia

 

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PUI Raizal Arifin mengatakan, Mr R Samsoedin memiliki rekam jejak panjang dalam perjuangan dan pemerintahan Indonesia.

 

Selain pernah menjadi anggota BPUPKI, tokoh kelahiran Sukabumi, 1 Januari 1908, tersebut juga pernah dipercaya menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri II serta Duta Besar Indonesia untuk Rusia.

 

“Jasa beliau yang pertama, beliau adalah anggota BPUPKI. Yang kedua, beliau juga pernah menjadi Wakil Perdana Menteri II. Yang ketiga, beliau pernah menjadi Dubes di Rusia. Sehingga menurut saya positioning-nya cukup kuat,” kata Raizal.

 

Mr R Samsoedin juga disebut memiliki peran dalam proses penyatuan organisasi yang kemudian melahirkan PUI.

 

Raizal menjelaskan, Samsoedin menjadi salah satu tokoh yang menghubungkan KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi dengan KH Abdul Halim dari Majalengka. Keduanya kemudian membahas upaya menyatukan dua organisasi keagamaan.

 

“Kalau di PUI beliau yang kemudian menghubungkan KH Ahmad Sanusi dengan KH Abdul Halim. Jadi, ada dua perbincangan dari KH Abdul Halim dengan KH Ahmad Sanusi untuk menyatukan dua organisasi,” jelasnya.

 

Setelah KH Ahmad Sanusi wafat, lanjut Raizal, terdapat pesan yang dititipkan kepada KH Abdul Halim terkait rencana memfusikan organisasi yang berada di Sukabumi dan Majalengka.

 

Pengusulan Dilakukan Bertahap

 

Raizal mengatakan proses pengusulan Mr R Samsoedin sebagai Pahlawan Nasional akan dilakukan secara berjenjang. Tahapannya antara lain melalui seminar dan diseminasi mengenai sosok serta jasa Samsoedin sebelum usulan tersebut diteruskan ke tingkat provinsi hingga pemerintah pusat.

 

“Betul, tapi kita akan mulai berjenjang. Biasanya nanti ada semacam seminar yang dilakukan di masing-masing daerah, kemudian nanti ini dibawa usulan kepada provinsi,” tuturnya.

 

Ia berharap proses tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga besar PUI dan unsur pemerintah yang berada di tingkat pusat.

 

“Dan tadi seperti yang disampaikan oleh Pak Kapolri, nanti akan dikawal oleh ada keluarga besar kami di KSP. Ya, mudah-mudahan itu bisa gol,” katanya.

 

Menurut Raizal, jika pengusulan tersebut berhasil, pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Mr R Samsoedin akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sukabumi.

 

“Dan ini menurut saya akan menjadi kebanggaan bagi warga Sukabumi. Betul, kita nambah satu Pahlawan Nasional lagi setelah KH Ahmad Sanusi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed