Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Sukabumi, PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami

BERITA, SUKABUMI52 views

SUKABUMI – Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan terbawa angin hingga wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (5/9/2026).

 

Erupsi Gunung Anak Krakatau tercatat berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 04.40 WIB. Aktivitas tersebut menghasilkan lontaran material pijar dan abu vulkanik, disertai suara gemuruh yang terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Krakatau di Pasauran, Banten.

 

Kondisi tersebut turut mendapat perhatian masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik, termasuk Sukabumi.

 

Meski demikian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM memastikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini tidak menunjukkan indikasi keruntuhan besar tubuh gunung yang berpotensi memicu tsunami.

 

Kepala PVMBG Kementerian ESDM, Rita Susilawati, mengatakan pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau pasca-erupsi pada 22 Desember 2018 masih relatif kecil.

 

“Pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau pasca-erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan skala besar yang dapat memicu tsunami,” ujar Rita.

 

Pernyataan tersebut sekaligus memberikan kepastian bahwa masyarakat tidak perlu panik terhadap isu tsunami yang mungkin beredar menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

 

Meski demikian, masyarakat yang berada di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik diimbau tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG maupun pemerintah daerah.

 

Warga juga disarankan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

 

PVMBG hingga kini terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau untuk memastikan kondisi terkini dan potensi dampaknya terhadap wilayah di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed