Warung dan Penjual Bensin Eceran di Simpenan Terbakar, Pemilik Tewas Terpanggang

BERITA, SUKABUMI21 views

SUKABUMI – Kebakaran hebat melanda sebuah warung sembako yang juga menjual bahan bakar minyak (BBM) eceran di Kampung Cigadog, RT 001/001, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026) dini hari.

 

Peristiwa tersebut merenggut nyawa pemilik warung bernama Ima Hermawan (41). Korban ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam bangunan yang dilalap api.

 

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.25 WIB. Sebelumnya, warung tersebut diketahui sudah tidak beroperasi dan ditutup sekitar pukul 02.00 WIB.

 

Warga sekitar baru menyadari adanya kebakaran setelah mendengar suara teriakan minta pertolongan dari arah lokasi kejadian.

 

Cecep (55), yang merupakan mertua korban, mengatakan dirinya langsung bergegas menuju warung setelah mendengar teriakan tersebut. Namun ketika tiba, api telah membesar dan menguasai bangunan.

 

“Saya mendengar ada suara orang berteriak minta tolong. Pas saya datang ke lokasi, kondisinya sudah terbakar begini. Kalau penyebabnya saya tidak tahu,” ujar Cecep.

 

Warga kemudian berusaha memberikan pertolongan sekaligus memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya penyelamatan korban tidak membuahkan hasil.

 

Ima akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia dengan luka bakar serius. Posisi tubuh korban ditemukan terlentang di sekitar pintu samping warung.

 

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti mengatakan, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan adanya gangguan arus listrik atau korsleting yang memicu munculnya api.

 

Api tersebut diduga dengan cepat membesar setelah menyambar bensin eceran yang tersimpan di dalam bangunan.

 

“Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik dan langsung menyambar BBM eceran yang disimpan di dalam warung,” kata AKP Bayu.

 

Saat melakukan pemeriksaan di lokasi, petugas mendapati pintu warung dalam keadaan terkunci menggunakan slot dari bagian dalam.

 

Polisi juga menemukan sejumlah wadah berupa jeriken serta botol bekas air mineral yang digunakan untuk menyimpan bensin eceran. Wadah berisi BBM tersebut berada di area samping kulkas.

 

Selain bahan bakar, di dalam warung terdapat beberapa perangkat elektronik seperti televisi dan blender yang turut berada di dalam bangunan saat kebakaran terjadi.

 

Akibat peristiwa tersebut, bangunan warung berukuran kurang lebih 8 x 4 meter berikut seluruh barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat terbakar. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta.

 

Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, jajaran Polsek Simpenan bersama Tim Inafis dan Satreskrim Polres Sukabumi telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

 

Sementara itu, keluarga korban memutuskan tidak meminta dilakukan autopsi maupun pemeriksaan visum lanjutan terhadap jenazah Ima. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah.

 

Setelah proses penanganan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed