Rumah Pasutri di Jampangtengah Sukabumi Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

BERITA, SUKABUMI89 views

SUKABUMI — Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik pasangan suami istri, Komar (61) dan Komsih (56), di Kampung Cijambe RT 019/RW 004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2026) siang.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.20 WIB. Bangunan rumah berukuran kurang lebih 5×8 meter itu mengalami kerusakan berat. Hampir seluruh bagian bangunan dan barang-barang di dalamnya tidak berhasil diselamatkan.

 

Tagana Jampangtengah, Iman Sulaeman, mengatakan kobaran api pertama kali diketahui oleh Komar. Saat menyadari adanya kebakaran, api sudah menjalar ke bagian atap rumah.

 

“Api diketahui oleh Pak Komar. Saat terlihat, bagian atap rumah sudah terbakar,” ujar Iman.

 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Komar dan Komsih diketahui sedang tidak berada di dalam rumah ketika kebakaran berlangsung.

 

Saat kejadian, Komar tengah berada di musala untuk melaksanakan salat Zuhur. Adapun Komsih sedang berada di kebun yang letaknya tidak jauh dari kediaman mereka.

 

Meski penghuni rumah selamat, kebakaran menyebabkan rumah beserta seluruh barang milik pasangan tersebut hangus. Api juga sempat menjalar ke bangunan milik warga lain bernama Diki yang berada di sekitar lokasi. Rumah Diki mengalami kerusakan ringan akibat terkena rambatan api.

 

Warga setempat kemudian bergotong royong melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Setelah mendapat laporan, Tagana Jampangtengah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Nangerang, pihak kecamatan, Koramil dan Polsek sebelum melakukan penanganan serta pendataan di lokasi.

 

Kepala Desa Nangerang, Sopyan, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

 

“Untuk sementara diduga karena korsleting listrik. Rumah beserta isinya semuanya terbakar,” kata Sopyan kepada Sukabumiupdate.com.

 

Akibat kejadian itu, Komar dan Komsih harus meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu. Keduanya kini mengungsi di kediaman anaknya yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

 

Petugas yang melakukan penanganan dan assessment di lokasi terdiri dari Tagana Jampangtengah, Pemerintah Desa Nangerang, unsur Polsek, Koramil serta masyarakat sekitar.

 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih berdasarkan dugaan awal korsleting listrik dan pendataan dampak kerugian masih dilakukan oleh pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed