Pendaki Legendaris Nirmal Purja Tewas Tertimbun Longsoran Salju saat Ekspedisi di Broad Peak Pakistan

NEWS32 views

 

 

Pakistan || Dunia pendakian gunung internasional berduka. Pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal Purja atau yang lebih dikenal sebagai Nimsdai, meninggal dunia setelah tertimbun longsoran salju saat memimpin ekspedisi di Broad Peak.

 

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh perusahaan penyelenggara ekspedisi, Elite Exped, pada Sabtu (1/8). Purja menjadi salah satu dari 10 pendaki yang menjadi korban dalam bencana longsoran salju yang menerjang gunung setinggi 8.051 meter itu pada Kamis (30/7).

 

Purja yang berusia 43 tahun sebelumnya dilaporkan hilang bersama sembilan pendaki lainnya setelah longsoran salju menyapu jalur pendakian di kawasan Broad Peak, puncak tertinggi ke-12 di dunia yang dikenal memiliki medan ekstrem dan tingkat risiko tinggi.

 

Otoritas Pakistan menyatakan lokasi para korban berhasil diidentifikasi melalui pengintaian udara dan bantuan drone. Namun, proses evakuasi menghadapi kendala besar akibat kondisi medan yang curam, cuaca yang tidak menentu, serta tingginya risiko longsoran susulan.

 

Direktur Seven Summit Treks, Chhang Dawa Sherpa, mengatakan seluruh korban telah ditemukan. Meski demikian, evakuasi harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keselamatan tim penyelamat. Menurutnya, Pakistan belum memiliki kemampuan penyelamatan helikopter dengan metode long-line rescue sebagaimana yang telah diterapkan di Nepal untuk operasi di pegunungan berketinggian ekstrem.

 

Sementara itu, Wakil Direktur Departemen Pariwisata Gilgit-Baltistan, Sajid Hussain, memastikan operasi pencarian dan evakuasi tetap dilanjutkan meski terkendala cuaca buruk dan kondisi geografis yang berbahaya.

 

Nirmal Purja dikenal sebagai salah satu pendaki paling berpengaruh di dunia. Mantan prajurit Gurkha yang kemudian bergabung dengan pasukan elite Inggris Special Boat Service (SBS) itu mencatat sejarah pada 2019 dengan menaklukkan seluruh 14 gunung berketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam waktu enam bulan enam hari, memecahkan rekor dunia yang sebelumnya bertahan selama bertahun-tahun. Prestasi tersebut kemudian diabadikan dalam film dokumenter Netflix 14 Peaks: Nothing Is Impossible, yang mengangkat kisah perjuangannya menembus batas kemampuan manusia di pegunungan Himalaya. 14 Peaks: Nothing Is Impossible

 

Kepergian Purja memicu gelombang belasungkawa dari berbagai penjuru dunia. Sosoknya dikenang bukan hanya sebagai pemecah rekor pendakian, tetapi juga sebagai inspirasi bagi komunitas pendaki global melalui keberanian, dedikasi, dan semangatnya dalam menjelajahi puncak-puncak tertinggi dunia.

 

Berdasarkan data otoritas Pakistan, total 10 pendaki meninggal dunia dalam tragedi tersebut. Para korban terdiri atas enam warga Nepal serta masing-masing satu warga Pakistan, Oman, Amerika Serikat, dan China. Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan pendakian paling mematikan yang terjadi di kawasan Karakoram dalam beberapa tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed