Wamendikdasmen: Sebanyak 174 Sekolah di Sukabumi Terima Bantuan Rehabilitasi pada 2026

BERITA105 views

 

 

SUKABUMI – Pemerintah Pusat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui peningkatan bantuan rehabilitasi sekolah yang pada tahun 2026 mencapai 174 satuan pendidikan.

 

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, saat menghadiri Audiensi dan Dialog Kebijakan serta Penguatan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 1 Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Dalam kegiatan itu, Wamendikdasmen didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas.

 

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kepala sekolah, guru, serta para pemangku kepentingan pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.

 

Alokasi Rehabilitasi Sekolah Meningkat

 

Dalam arahannya, Fajar Riza Ul Haq menjelaskan bahwa Kabupaten Sukabumi memperoleh peningkatan alokasi bantuan rehabilitasi sekolah dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total 174 sekolah penerima bantuan, porsi terbesar dialokasikan bagi jenjang Sekolah Dasar (SD).

 

“Tahun ini bantuan rehabilitasi sekolah untuk Kabupaten Sukabumi meningkat menjadi 174 sekolah. Alokasi terbesar diberikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), yakni sebanyak 93 sekolah,” ujarnya.

 

Menurutnya, peningkatan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di daerah.

 

Penanganan Angka Tidak Sekolah Jadi Perhatian

 

Selain pembangunan infrastruktur pendidikan, Wamendikdasmen juga menyoroti pentingnya penanganan Angka Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Sukabumi.

 

Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan melalui pendidikan formal, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), maupun jalur pendidikan nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

 

Fajar juga mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik untuk aktif melakukan pendataan terhadap anak-anak yang belum mengenyam pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali memperoleh haknya untuk bersekolah.

 

Pemkab Sukabumi Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

 

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

 

Menurutnya, peningkatan bantuan rehabilitasi sekolah menjadi dorongan penting dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Andreas juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam penyelenggaraan pendidikan, sehingga diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah.

 

Dinas Pendidikan Siap Tindak Lanjuti Kebijakan

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menegaskan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti berbagai arahan dan kebijakan yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

Ia memastikan Dinas Pendidikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat serta seluruh pemangku kepentingan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

 

Melalui audiensi dan dialog tersebut, diharapkan terbangun sinkronisasi kebijakan yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dengan demikian, berbagai program strategis di bidang pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed