Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Gebyar Sipenyu, Dorong Masyarakat Semakin Taat Bayar Pajak

BERITA, SUKABUMI64 views

Sukabumi – Kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui kegiatan Gebyar Sipenyu yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 kepala dusun dan 7 desa menerima penghargaan atas kontribusinya dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak dan retribusi daerah. Selain penghargaan berupa piagam, pemerintah daerah juga memberikan 7 paket umrah sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang dinilai berperan dalam mendorong kesadaran masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan.

Kegiatan Gebyar Sipenyu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan lembaga legislatif terhadap langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak.

Budi Azhar menilai kepatuhan membayar pajak perlu terus dibangun menjadi kebiasaan bersama. Menurutnya, pajak daerah memiliki peran penting sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan yang manfaatnya nantinya kembali dirasakan oleh masyarakat.

Ia mengapresiasi masyarakat, pemerintah desa, serta para kepala dusun yang telah memberikan contoh positif dalam memenuhi kewajiban membayar pajak.

“Ketaatan membayar pajak merupakan bentuk gotong royong masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi. Karena itu, kami di DPRD sangat mengapresiasi masyarakat, desa, dan para kepala dusun yang telah memberikan contoh baik dalam memenuhi kewajiban pajak,” ujar Budi Azhar.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan melalui Gebyar Sipenyu tidak semata-mata harus dipandang sebagai hadiah. Lebih dari itu, apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi agar kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat.

Budi berharap masyarakat yang telah taat dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya sehingga kepatuhan pembayaran pajak dapat terus berkembang di seluruh Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri menjelaskan bahwa Gebyar Sipenyu bukan hanya kegiatan seremonial. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun budaya taat pajak sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Gebyar Sipenyu merupakan strategi untuk membangun budaya taat pajak sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang mudah dan cepat,” ujar Herdy.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan, Bapenda Kabupaten Sukabumi juga terus melakukan transformasi berbasis digital. Masyarakat kini dapat memanfaatkan layanan melalui WhatsApp untuk melakukan pembayaran pajak maupun mengakses sejumlah dokumen perpajakan.

Selain itu, Bapenda mulai melakukan uji coba Sistem Informasi Geografis (SIG) di tiga kecamatan, yakni Cibadak, Parungkuda, dan Cicurug. Sistem tersebut digunakan untuk membantu memetakan potensi pajak sekaligus melihat tingkat kepatuhan wajib pajak di masing-masing wilayah.

Herdy menjelaskan, pengembangan sistem tersebut nantinya diharapkan dapat membantu pemerintah mengetahui wilayah maupun wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya dan yang masih belum melakukan pembayaran.

“Ke depan dalam sistem sudah bisa terlihat mana yang bayar pajak dan mana yang belum. Kita bisa mengidentifikasi mana yang taat bayar pajak,” katanya.

Di sisi lain, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa membayar pajak dan retribusi merupakan kewajiban sekaligus tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, penerimaan yang berasal dari pajak dan retribusi akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Melalui program ini kita membangun kesadaran bahwa membayar pajak dan retribusi adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam membangun daerah,” tegas Asep Japar.

Ia berharap budaya membayar pajak tepat waktu dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, kepatuhan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (MUBARAKAH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed